Rapat Hasil Kunjungan Tim Pengawasan dan Pembinaan di Pengadilan Agama Serui

Serui, Kamis 22 April 2021 – Bertempat diruang sidang Pengadilan Agama Serui Tim Pengawasan dan Pembinaan dari Pengadilan Tinggi Agama Jayapura mendiskusikan hasil temuan selama melakukan tugas pengawasan dan pembinaan dalam waktu 2 hari di Pengadilan Agama Serui. Pengawasan dan Pembinaaan sendiri dilakukan pada dua bidang yaitu pada bidang kesekretariatan dan bidang Kepaniteraan. Pada Bidang Kepaniteraan yang sampaikan oleh Panmud Banding Bapak Nurdin Sanmas, S.H.I beliau menyampaikan tiga aspek kepaniteraan yang harus terus dijaga dengan baik kinerjanya yaitu pada Manajemen Peradilan, Administrasi Peradilan dan Keuangan Peradilan. Hasil penelusuran keuangan peradilan di kepaniteraan Pengadilan Agama Serui dinilai baik karena jumlah uang yang ada di PA Serui sesuai dengan yang dilaporkan yaitu senilai Rp.4.280.000.

Tampak Ketua Pengadilan Agama Serui, Moch. Syah Ariyanto, S.H.I menandatangani Kontrak Kerja kepada Tim PTA Jayapura

Setelah selesai dengan bidang kepaniteraan dilanjutkan dengan pembacaan hasil pengawasan dibidang kesekretariatan yang disampaikan oleh Kabag Perencanaan dan Kepegawaian Bapak Haeruddin, S.Ag, M.H. Bidang kesekretariatan Pengadilan Agama Serui masih terdapat beberapa kekurangan baik dari segi kepegawaian, tata laksana dan organisasi serta teknologi informasi yang menjadi perhatian pengawas, misalnya terkait dengan SKP pegawai tahun 2021 dan inventarisasi BMN yang masih harus dilengkapi dan diperbaharui.

Sesi foto bersama oleh Tim Pengawasan dan Pembinaan PTA Jayapura bersama para pegawai PA Serui

Sebelum menutup diskusi tentang hasil pengawasan ketua tim pengawasan Hakim Tinggi Bapak Dr. Mustar, M.H. menyampaikan apresiasi kepada kesekretariatan dan kepaniteraan Pengadilan Agama Serui atas kerjasama dan kordinasi yang baik selama dilakukannya pengawasan. Tidak lupa juga ketua tim berpesan agar seluruh pegawai Pengadilan Agama Serui tetap menjaga kekompakan kerja yang rukun dan damai, sementara itu Pengadilan Agama Serui pun diberikan waktu selama kurang lebih dua bulan untuk memperbaiki hasil temuan pengawasan guna mendukung pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.(JIM)