PA SERUI MENGIKUTI SIDANG ISTIMEWAH LAPORAN TAHUNAN MAHKAMAH AGUNG RI 2023

Jakarta – Pada hari Selasa tanggal 20 Februari 2024 Pukul 08:30 Wib Pengadilan Agama Serui mengikuti kegiatan Sidang Istimewah Laporan Tahunan Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun Anggaran 2023, kegiatan yang di lakukan rutin tiap tahun ini diikuti oleh seluruh Ketua empat badan Peradilan Seluruh Indonesia,pada kesempatan ini diikuti oleh Ketua Pengadilan Agama Serui YM Bapak Muhammad Taufiq Torano,S.H.I., Kegiatan ini diselenggarakan di Assembly Hall, Jakarta Convention Center dan Presiden Republik Indonesia, H. Ir. Joko Widodo turut menghadiri Sidang Istimewa ini serta dihadiri perwakilan Mahkamah Agung dari negara-negara sahabat, yaitu dari Malaysia, Singapura, Australia, Qatar, Kuwait, China, Saudi Arabia dan Rusia.

Kegiatan ini diawali dengan penampilan Paduan Suara Universitas Diponegoro yang membawakan lagu nasional dan daerah. Kemudian, para ketua pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding dari 4 lingkungan pengadilan memasuki ruang Sidang Istimewa dengan mengenakan toga sesuai lingkungan peradilan masing-masing. Kemudian para pejabat Eselon I, mengikuti prosesi dengan pakaian sipil lengkap (PSL). Kemudian, dilanjutkan dengan prosesi para hakim agung Mahkamah Agung RI. Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. memimpin Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI tahun 2023.

Dalam sambutan Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. bahwa untuk memulihkan kepercayaan publik serta mendorong peningkatan kinerja aparatur, Mahkamah Agung telah mencanangkan dan merealisasikan 14 langkah kebijakan sebagai berikut:

1. Membersihkan para oknum Hakim dan Aparatur Mahkamah Agung yang melakukan pelanggaran hukum dan kode etik.

2. Memutus mata rantai yang terindikasi menjadi jalur yang digunakan oleh para oknum aparatur di Mahkamah Agung melalui sistem rotasi dan mutasi secara berkala.

3. Membangun sistem seleksi dan rekruitmen jabatan secara ketat dengan melibatkan rekam jejak integritas.

4. Memberhentikan para pejabat yang terbukti melalaikan kewajibannya untuk melakukan pengawasan dan pembinaan kepada bawahannya yang melakukan pelanggaran.

5. Mengoptimalkan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) pengawasan untuk memantau dan mengawasi aparatur Mahkamah Agung serta memasang CCTV di area kantor yang diduga menjadi tempat untuk bertransaksi perkara, serta membangun Sistem Informasi Pengawasan Khusus MA (SIWAS SUS MA).

6. Melakukan pengawasan dan pembinaan secara terpadu bersama-sama dengan Komisi Yudisial.

7. Menerjunkan Mysterious Shoper untuk memantau dan melakukan pengawasan terhadap aparatur di Mahkamah Agung.

8. Membentuk kanal pengaduan khusus (Bawas Care) yang terhubung langsung kepada Ketua Kamar Pengawasan MA.

9.  Melakukan kerjasama dengan Komisi Yudisial dalam rangka pembentukan mysterious shoper dari unsur masyarakat.

10. Memberlakukan sistem pembacaan amar putusan secara live streaming bagi putusan kasasi dan peninjauan kembali di Mahkamah Agung.

11. Menerapkan sistem penunjukan majelis hakim secara acak dengan menggunakan aplikasi SMART MAJELIS.

12. Memberlakukan sistem presensi online menggunakan foto wajah (swa foto) dengan bantuan sistem GPS terkunci.

13. Membangun Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Mandiri di Mahkamah Agung.

14. Mengeluarkan Instruksi terkait dengan kewajiban menjaga integritas dalam bentuk rekaman suara yang diputar secara berkala di Mahkamah Agung dan badan peradilan di seluruh Indonesia.