“MOMENTUM MENGEJAR KETERTINGGALAN DARI WILAYAH BARAT”

Bahwa sesuai  s urat Balitbang Diklat Kumdil Pejabat eselon IV (pengawas) Pengadilan Agama Serui Kelas II diberikan amanah untuk dapat mengikuti Diklat Kepemimpinan TK.IV Angkatan XIV yang dilaksanakan di Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur II Lembaga Administrasi Negara Makassar yang diselenggarakan  selama 4 bulan mulai dari tanggal 22 Agustus 2017 s/d 13 Desember 2017 dan pejabat tersebut ialah Sekretaris (Syamsul Bahri, S.HI.) serta Ka. Sub. Bag. Kepegawaian, Organisasi dan Tatalaksana ( Rofii) Pengadilan Agama Serui Kelas II.

Sesuai dengan system diklat yang baru bahwa peserta diklat diwajibkan untuk dapat melakukan inovasi-inovasi yang dapat bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat, dan dari situlah muncul ide dan gagasan- gagasan tentang permasalahan-permasalahan yang ada dalam kantor sehingga perlu adanya solusi penyelesaian yang cepat dan tepat, oleh sebab itu muncul ide untuk mengarsipkan dan mengelola persuratan dalam bentuk soft copy, serta  ide untuk memudahkan masyarakat pencari keadilan terutamanya untuk kalangan menengah keatas dapat dilayani dari rumah mauapun dari tempat tugas para pencari keadilan tersebut, tanpa mereka harus meninggalkan aktifitas.

Ide-ide gagasan tersebut pada breakout I ditawarkan kepada pimpinan dalam hal ini Ketua Pengadilan Agama Serui Kelas II Bapak Ihyaddin, S.Ag.,M.H. dan oleh beliau langsung difollow up untuk dapat diimplementasikan, karena ide ini sangat bermanfaat dan dapat mempermudah dan memperlancar tugas-tugas kantor. Ide-ide gagasan tersebut oleh peserta diklat dalam hal ini bapak Syamsul bahri, S.HI. dan Saudara Rofii  langsung dijadikan Proyek Perubahan di Pengadilan Agama Serui Kelas II dan hal ini juga telah diseminarkan rancangan proyek perubahan tersebut dihadapan penguji dari PKP2A II LAN Makassaar bapak. DR. Sulaiman Fatah. Pada ujian tersebut rancangan proyek perubahan diberi nama Sistem Informasi Penelusuran Arsip dan Tata Persuratan “SIPINTAR” dan “One Touch Registrasi Perkara Online”.

Bapak Ihyaddin berharap dengan adanya dua proyek perubahan yang akan dilaksankan pada Pengadilan Agama Serui  Kelas II ini nantinya akan menjadi pelopor perubahan diwilayah Timur Indonesia untuk dapat mengikuti perkembangan-perkembangan yang ada di wilayah Tengah dan Barat Indonesia. Dan proyek perubahan ini di Papua baru Pengadilan Agama Serui Kelas II yang mempelopori sehingga dari hasil Proyek perubahan nantinya dapat digunakan atau dicontoh oleh satuan kerja lainya yang berada diwilayah Papua dan Papua Barat untuk dapat mengejar ketertinggalan dari wilayah tengah dan barat. Mengapa demikian karena wilayah tengah dan barat mungkin sudah lama menerapkan system-system yang berbasis elektronik.

Dan hingga berita ini diturunkan antara “SIPINTAR” dan “One Touch Registrasi Perkara Online” saling kejar mengejar dalam melaksanakan targetnya untuk dapat diimplementasikan selama 2 bulan ini khususnya dan umumnyaa dapat berjalan dengan baik seiring perkembangan zaman sehingga tidak ketingalan zaman (c4pun987).